Showing posts with label baking. Show all posts
Showing posts with label baking. Show all posts

Monday, May 28, 2012

KBB#29 : Eccles Cake

Surcin datang di akhir bulan April 2012 dari duet host JoMonica..
..tantangan kali ini adalah sejenis pastry yang berasal dari sebuah kota di Inggris. 
Kue ini pertama kali tahun 1793 oleh toko James Birch, yang terletak di jalan Vicarage di kota Eccles. Kue dengan bentuk bundar pipih, dan berisi kismis ini menjadi kue yang sangat laku dikala itu dan kemudian dikenal dengan nama "Eccles Cake" sesuai dengan nama kota tempatnya berasal...

Hadeeuuh.. bikin pastry lagi.. udah kebayang deh urusannya lipat, giling, bocor sana sini, nggak muncul lapisan2nya seperti tantangan KBB #9 yang lalu.. Tapiii, biar bagaimanapun tetap harus semangat.. Tantangan harus ditaklukkan..! Semoga kali ini lebih sukses!
Disarankan untuk nge-bar supaya bisa, dan temen2 Bandung udah ngajakin ngerjain bareng. Sayangnya waktunya nggak pas. Saat mereka ngajak kumpul aku ada keperluan lain. Akhirnya bikin sendiri deh.
Saran ke-2 bikinnya jangan sks karena prosesnya yang lama.. aku yang sukanya ngerjain sks akhirnya ngerjain 4 hari sebelum deadline..hihihi.. tetep mepet..!

Baca dulu Resepnya:
(Terjemahan bebasnya bisa diintip di blog KBB)

Eccles Cakes
(Makes about 50 smallish cakes Filling)

6 tablespoons unsalted butter
1 cinnamon stick
1 teaspoon ground nutmeg
1/2 teaspoon ground cloves
Peel from 2 lemons 
Peel from 2 oranges 
2 cups dried currants 
1/2 cup golden raisins
2 tablespoons brandy 
1/4 cup fresh-squeezed lemon juice 


Melt the butter in a small saucepan over medium heat. Add the spices and
peel and fry until they are fragrant in the butter. Add the fruit, brandy,
and juice. Simmer for ten or fifteen minutes, stirring occasionally. Let
cool, then put in the fridge overnight to let the flavors really meld. 


Puff Pastry
1 pound (4 sticks) unsalted butter
4 cups AP flour
1 teaspoon salt
Between 1 and 1/2 cups ice water 


Take three of the sticks of butter and slice them in half lengthwise and
then again widthwise. 
Arrange them into a rectangle on a large piece of wax paper. Put another piece of wax paper on top and roll them the butterout into a 9x12-inch rectangle between the sheets of waxed paper. Chill for at least four hours. 


Put the four cups of flour into a food processor. 
Cut up the remaining stick of butter and add it, bit by bit, to the flour and pulse into dusty crumbs. 
Dump the butter-flour crumbs into a big bowl and add ice water gradually, stirring, just until the dough comes together. Knead for a couple minutes until smooth. Wrap and refrigerate four hours or overnight. 


Roll the dough out into a 1/4-inch-thick rectangle and place the butter rectangle on top. Fold the corners of the dough over the butter and roll out to its previous size. Fold the sides of the dough up to the middle, like folding a piece of paper into thirds, then fold it again in half — like closing a book. You're working the butter into the dough in finer and finer layers; the butter if it stays cold will puff the pastry up in
delicious and spectacular ways when you're finished. 
Wrap this parcel well and put back in the fridge for at least an hour or two. 


Take the dough out and roll the parcel out into the rectangle again, then repeat the folding process. This is working the butter into the pastry in finer and finer layers. Continue this process - rolling out, then folding.
These are called turns. Do at least four turns - six or more is evenbetter.
It's very simple: the longer you let the dough rest and chill between turns, and the more turns you do, the lighter and flakier your pastry will be. I did five turns over the course of about 8 hours, and mine was fine - but if I was doing some other kind of pastry I would definitely let it sit overnight at least once. 


Assembly
1 egg, beaten 
Coarse sugar 


Heat the oven to 375°F. Line a baking sheet with parchment paper. Take a third of the the puff pastry dough from the fridge. It should be very cold and firm, but not hard. 
Roll it out to a thickness of about 1/8-inch. Cut small circles - I used a biscuit cutter that gave me four-inch circles. You could do larger, but I wanted a lot of individual pastries.
Put a small dollop of filling (about 1 teaspoon) in the center of each dough circle. Fold in half, like a potsticker dumpling, and seal the edges with your fingers. Now bring the two pointy edges up and fold them in the center, on the curved seam. Flatten out the little pouch with your fingers, and roll it into a small circle - just thin enough that the filling shows through the dough a little. Try not to let it leak out, though. Make two or three shallow slashes in the top of the finished round cake. Brush with beaten egg, and sprinkle with sugar. 
(Note: I think that my pastry dough was pretty warm by this point, from all the handling and rolling. I didn't try this at the time, but in the future I think I would
put the finished, unbaked pans of cakes in the fridge or freezer to let them chill again - maybe for an hour. This would make a higher, lighter pastry.) 
Bake for about 20 minutes, or until golden brown and puffy. 
Try not to eat one immediately - the hot raisin filling will scorch your mouth - believe
me, I know. These are amazingly good even a few days later.
---

Phieew..resepnya panjang sekali.. tapi cukup detail.. dan nampaknya memang prosesnya lama..
Langkah pertama yang aku lakukan, ngumpulin bahan lalu browsing2 dan melototin youtube dulu untuk panduan. Setelah paham betul apa yang dimaksud Eccles cake, cara pembuatannya dan bentuknya seperti apa, siap bertempur di dapur deh..
Bismillah.. yuk, mulai kerja.

Siapkan bahan2nya dan prosesnya: (Aku bikin 1/2 resep)

Bahan filling:
Ada sedikit berry2an, kismis kuning, bumbu rempah (kayu manis, cengkeh, pala bubuk), butter, lemon yang akan dipakai kulit dan airnya. (Brandy di skip, orange nggak punya).
Lalu dimasak dengan api kecil, sesekali di aduk.. ditinggal bentar ke depan.. waaaks gosong! Hayya.. padahal nggak sampai 10 menit masaknya! Huhuhu... Bikin lagi deh.
Berry habis, jadi pake kismis kuning doang..ulangi lagi prosesnya deh..  masak, diaduk sesekali, dimasak 5 menit saja supaya nggak gosong lagi.. Dinginkan, masukkan dalam wadah tertutup rapat, simpan di kulkas.



Bahan pastry (dough & butterblock):
Butter, terigu, garam, air es.

Butter diambil 3/4 bagian, dipipihkan, dibentuk kotak kira2 ukuran 11x15cm. Bungkus rapat, simpan dalam kulkas.  (butterblock).

Untuk pembuatan dough:
Karena nggak punya FP, pembuatan dough dikerjain secara manual.
Sisa butter yang 1/3 dipotong kecil2.  Campur garam dan terigu, masukkan potongan butter satu persatu sambil diaduk dan diremas menggunakan jari sampai berbutir2.
Tuang air sedikit2 sambil diaduk. Uleni sampai halus dan nggak lengket di tangan. Tutup rapat dan simpan dalam kulkas. Diinapkan semalam. =>> aku bungkus kertas roti, masukin tupperware, simpan di kulkas..:)

Karena ada kesibukan, 2 hari berikutnya baru sempat melanjutkan proses pembuatan pastry ini.

Keluarkan dough, lebarkan bentuk kotak, letakkan butterblock di atasnya.
Lipat bentuk amplop, gilas perlahan sampai ukuran seperti semula.. usahakan jangan sampai bocor.
Lipat ke tengah menjadi 3 bagian, lipat 2. Bungkus rapat, simpan dalam kulkas.
Lakukan proses giling, lipat beberapa kali. Usahakan butter tetap dingin.
=>> Pastry dough yang aku buat sangat lentur. Di tahap awal, ketika butter sudah terbungkus oleh dough aku nggak berani menggilingnya, takut butternya bocor. Jadi aku tepuk2 aja perlahan sampai menipis, melebar dan bisa dilipat.
Selama proses ini terjadi kebocoran juga.. upaya yang aku lakukan, ditabur terigu, tepuk2 perlahan sampai rata, lalu giling perlahan .. Lalu didiamkan lagi semalam. Keesokan harinya dilakukan lagi proses giling lipat sebanyak 3 putaran, setiap selesai 1 putaran pastry dough disimpan di kulkas sampai betul2 dingin.

Tahap akhir, giling pastry melebar, cetak pakai ring cutter, isi bahan filling, lipat, oles telur, beri keratan, oven... ooops, lupa naburi gula. Pastry udah setengah matang, dikeluarkan dulu, olesi telur, taburi gula, oven lagi sampai matang.

Daan.. alhamdulillah jadi dan lapisan2nya kelihatan..

Enak sekali dinikmati dengan secangkir teh hangat..

Lulus deh.. alhamdulillah..

Sampai ketemu lagi di KBB#30..

Saturday, March 31, 2012

KBB#28 - TORTA PASQUALINA (Savoury Cake)




Namanya cantik ya.. Torta Pasqualina.. apaan sih itu? Kayak judul telenovela.. hehe.. Ini nih contekannya (atau silahkan intip ke KBB):


Torta Pasqualina adalah istilah dalam bahasa Italia yang secara harfiah berarti Kue Paskah. Merupakan hidangan khas Paskah dari Piemonte dan Liguria.
Adonannya merupakan adonan berlapis, sedikit seperti 'adonan fillo', tapi lebih tebal dan disebut 'pasta matta' (=crazy dough).
Kue yang berasal dari Liguria ini mengandung keju lokal “Prescinseua” yang hanya dapat ditemukan di Liguria. Kejunya sangat creamy, lembut dan sedikit asam.
Jika tidak memungkinkan menemukan Prescinseau di tempat anda, bisa disubtitusi dengan ricotta yang sangat lembut atau ricotta biasa dengan tambahan sedikit susu.

Dan ini resepnya:


Torta Pasqualina
Source: Old Time Cooking Recipes


Ingredients:
DOUGH:
600 g (1 lb 5 oz) white flour
6 Tbs olive oil
a pinch of salt


FILLING:
1 kg (2 lb) Swiss chard (silver beet) or spinach
400 g (0.9 lb) cottage cheese/ricotta cheese
100 g (3.5 oz) parmesan
10 eggs
2 teaspoons marjoram, chopped
2 teaspoons parsley, chopped
garlic, minced (optional)
olive oil
salt, pepper


Preparation:
1. DOUGH:
-Combine flour, oil, a pinch of salt and enough cold water to make a medium soft dough.
-Knead well for 10 minutes or until the dough becomes elastic.
-Divide the dough into 14 balls.
-Cover with cloth and let stand for about 1 hour.


2. FILLING:
-Clean, wash and dry the Swiss chard.
-Place in a saucepan with little boiling water and cook at high heat until wilted.
-Cool, then squeeze out excess liquid and chop finely.
-Add 50 g (1.7 oz) parmesan cheese, marjoram, parsley, garlic and 2
eggs. Season with salt and pepper.


3. Oil a round shallow oven dish, 9 inches (22 cm) in diameter.


4. Flatten each piece of dough, one at a time, making each a very thin disk, larger than the baking pan you are going to use.


5. Lay the pastry on the oven dish, allowing it to flow over the edges. Oil it lightly.


6. Place another disk over it and repeat until you have used 7 disks.


7. Spread the Swiss chard stuffing over the dough, and then spread the cottage cheese over the greens level with a knife.


8. Make 8 small cavities. Pour a raw egg into each cavity and sprinkle each with salt, pepper and remaining parmesan cheese.


9. Cover the whole lot with the same number of pastry sheets, each brushed with oil.


10. Pinch the borders and trim the excess dough, prick the top of the pie in a few places and then brush with oil.


11. Bake for 1 hour in 190 C (375 F) oven. Allow to rest before removing from the cake tin.


*******


Seperti beberapa tantangan sebelumnya, tantangan kali ini juga masih 'asing' di telingaku.
Setelah search di google, baca2 diskusi temen2 di milis KBB.. akhirnya aku dapat sedikit gambaran, si Torta telenovela ini ternyata adalah kue sejenis pastry yang isinya sayuran (silver beet yang bisa diganti dengan bayam), telur dan keju2an.. Duh.. sayurannya banyak banget.. nggak yakin orang rumah doyan deh..
Beruntung ditengah kegalauanku ini (lebaayy..:D) aku diajak Mira untuk ngerjain bareng. Jadi bikin satu resep hasilnya bisa dibagi2.. Siip deh. Alhamdulillah.. Sepakat kita kerjain tanggal 6 Maret pagi (sesudah pada nganter anak2nya sekolah, dan harus selesai sebelum jam anak2 pulang sekolah) di rumah Mira. Kita kumpul berlima.. selain aku dan Mira ada Olin alias Caroline Atmadja, Jo alias Yohana alias Mamajo , Uwie a.k.a Yuyun.

Sesudah semua kumpul, sarapan nasi pecel yang uendaang (lupa nggak difoto..) mulailah kita bekerja..
Pertama siapin dough-nya.. (ini Mira yang nyiapin untuk menghemat waktu.. makasih Miraa..) tapi masih kurang mulus yaa..

Beruntung ada tangan Jo yang kekar.. bantingannya mantap, akhirnya dough bisa mulus dan ketika ditipiskan menjadi pastry yang lentur.. Makasih Jo..:)
Dough dibagi 5, karena kita ngerjainnya ber-5..:)


Bahan2 lainnya:

Untuk sayurnya kita pakai bayam horenzo.. direbus, tiriskan dan diiris2..



Proses mencampur bahan filling:


Memakai 2 buah ramekin kecil, dioles olive oil, letakkan pastry 2 lapis di bawah, diisi bahan filling, kuning telur (seharusnya telur utuh tapi karena wadahnya kecil, jadi putih telur disisihkan). Lalu ditutup pastry 2 lapis lagi.. setiap lapisan pastry dioles olive oil.
Kulit pastry dilipat, dioles kuning telur. Hampir lupa menaburi keju parmesan, beberapa menit sesudah dioven baru ditaburi keju..

Dari 1 resep itu ada sisa filling. Lumayan buat icip2, dipanggang dengan puff pastry.


Ini hasilnya, sebelum dipotong..


Sesudah dipotong..



Sesudah matang, saatnya icip2. Ketika dicicipi, rasanya..? hmmm.. sorry, rada2 aneeh.. rasanya dominan bayem aja, kejunya kurang kerasa.. kayaknya kurang cocok dengan lidah kita deh. Terbukti, dari 1 resep yang dibagi ber-5 ini.. begitu dibawa pulang sampai besoknya masih sisa dan nggak ada yang mau nyentuh. Kulitnya agak keras.. lebih enak yang pake puff pastry. Sayurnya kalau ditambahin smoke beef dan ditaburi keju lebih banyak lagi pastinya enak ya..hehe..
Tapi nggak apa2, namanya juga tantangan KBB.. apapun tantangannya selalu menarik karena menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang dunia perkulineran manca negara..

Makasih banyak host2 cantik kali ini.. Amy Riv dan Emma Isti.
Mohon maaf, meskipun udah ngerjain di awal tapi laporannya last minute baru sempat dikerjain, karena banyak kendala..

Sesudah miss Torta dikeluarin dari oven, lalu icip2.. terus foto2 dulu dong.. hihihi..


Lulus!


Sampai jumpa di KBB #29.



Wednesday, November 30, 2011

KBB #26 - PANETTONE





Sebelum ada tantangan ini, saya sama sekali nggak tau apa itu PANETTONE. Itulah hebatnya KBB, selalu memberi perbendaharaan resep yang baru melalui tantangan2nya.


Inilah Sejarah PANETTONE:
Roti Italia yang bersejarah, dihiasi dengan buah-buahan mungil bak permata seperti citrus dan raisin, pertama kali dibuat di Milan sekitar tahun 1490. Roti ini kemudian secara cepat menyebar ke seantero Italia, dari pegunungan Alpen di Utara, hingga ke Sisilia di Selatan. Cerita legenda yang populer adalah mengenai asal usul dari panettone.


Cerita yang paling populer adalah cerita tentang bangsawan muda yang jatuh cinta kepada seorang anak peremepuan dari seorang chef pastry bernama Toni. Untuk memberi kesan kepada ayah dari perempuan yang dia cintai, pemuda tersebut menyamar menjadi chef pastry junior yang sedang magang, yang lalu menciptakan roti berbentuk kubah (dome) yang manis dengan rasa khas. Roti rasa baru ini laku keras, orang berbondong-bondong antri di toko roti tersebut untuk membeli roti pan de Toni.


Di Milan, para pengusaha memiliki kebiasaan untuk memberikan roti panettone sebagai kado natal kepada klien-klien mereka. Namun, jauh sebelumnya, panettone dikenal sebagai makanan mewah, yang tidak semua orang mampu membelinya. Hingga pada suatu saat, tehnik-tehnik produksi baru bisa menekan biaya produksi sehingga membuat panettone bisa terjangkau semua orang. Sebuah proses yang mengkombinasikan ragi dengan paper mould akan membuat ragi merata di adonan roti sehingga menjadi roti yang sangat ringan.


Saat ini panettone, dikenal di seluruh dunia dengan berbagai variasi, dengan diisi krim, ditutup dengan coklat dan icing almond. Roti ini dijual dalam kemasan cantik. Panettone dapat dinikmati dengan seribu satu cara, dipotong tipis atau tebal, disiram dengan berbagai saus, diisi atau ditutup dengan krim. Sangat cocok sekali di toasted untuk sarapan pagi, dicelup ke susu dingin atau panas, hingga melunak. Panettone bukan hanya tradisi natal, tapi juga pelengkap yang lezat untuk hidangan yang nikmat.



RESEP:


Panettone (traditional Italian christmas bread)
Source: The Worldwide Gourmet
Bahan :
1 ½ cakes of fresh bakers yeast (ragi)
65 ml (1/4 cup) gula
6 tbsp air hangat
6 kuning telur
Lemon zest dari 1 buah lemon
Sejumput garam
500-750 ml (2-3 cups) tepung terigu
100 ml (6 sdm) potongan candied peel
100 gr (6 sdm) + 2 sdm butter/mentega
4 sdm sultana
4 sdm currant (beri berian :P)
1 sdt vanilla




Cara Membuat :
Masukan 1 sdm gula dan ragi kedalam susu hangat, diamkan selama 3 menit. Kemudian mix dan istirahatkan ditempat yang kering dan hangat (contoh diatas oven yang sebelumnya telah dipanaskan) sampai volume campuran menjadi 2 kali lipatnya, kurang lebih 5 menit.
Masukan campuran tersebut kedalam mangkuk, tambahkan kuning telur, vanilla, parutan kulit lemon, garam dan sisa gula. Campur 500 ml (2 cup) tepung terigu secara bertahap sampai lembut ditangan dan adonan dapat dibulatkan. Kemudian campurkan potongan butter sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lebih lembut dan lebih elastis.
Campur 125 hingga 250 ml (1/2 hingga 1 cup) terigu sampai adonan lebih kokoh, lembut dan tidak lengket.
Letakan adonan diatas meja kerja yang telah di taburi sedikit terigu. Uleni adonan kurang lebih 10 menit. Setelah adonan lebih lembut masukan kedalam wadah yang telah di olesi butter, taburi dengan sedikit tepung terigu tutup dengan kain dan letakan ditempat yang kering kurang lebih selama 45 menit sampai adonan bertambah volumenya dua kali lipat.
Kempiskan adonan, tambakan candied lemon peel, kismis dan currants kemudian uleni sampai semuanya tercampur rata.
Taruh kertas roti yang telah di olesi butter dua sisinya dalam loyang besar, masukan adonan dan beri jejak (torehan) diatasnya. Tutup dengan kertas yang telah diolesi butter dan diamkan selama 15 menit di tempat hangat sampai adonan mengembang, Angkat kertas dari atas adonan dan oleskan butter diatas adonan tersebut.


Panaskan oven dengan suhu 200 derajat celcius (400 derajat F), taruh loyang yang telah berisi adonan dalam oven dan panggang kurang lebih 10 menit, turunkan suhu oven ke 160 derajat celcius (350 derajat F) dan panggang lagi selama 30 sampat 40 menit, oleskan adonan roti dengan lelehan butter, roti akan matang setelah bagian atasnya berubah menjadi keemasan dan krispy.
Angkat dari oven dan biarkan selama 15 menit kemudian keluarkan dari loyang.
--------


Kali ini pengen bikin di awal bulan, biar nggak mepet terus setornya. Baru tanggal 4 nih.. mumpung semangat, bikin ah..


Bahan2:


Proses:
Percobaan pertama gagal! si Panettone jadi si 'buruk rupa'.. huhuhu... kesalahan di proses pengulenan, kurang lama, kurang sabar.. adonan nggak sampai lembut dan lentur. Untung waktu masih panjang.. Nggak apa2.. coba lagi..! Semangat!

Percobaan kedua nih... baru sempet ngerjain di akhir bulan.. 

 Kali ini pakai loyang kecil2.. alhamdulillah berhasil! Horee..

dipitain biar cantik...:)
Roti ini enak dinikmati di pagi hari ditemani secangkir teh hangat. Hmmm... yummy...

Dan Lulus! Alhamdulillah..
Terima kasih ibu2 host yang cantik, makLin & makEls..





Sunday, July 31, 2011

KBB #24: Rich Chocolate Tart








Tantangan KBB #24 adalah bikin Rich Chocolate Tart. Baca judulnya udah kebayang deh kue yang pasti 'kaya' dengan rasa coklatnya.. hmmm.. pasti yummy..
Sesudah baca resepnya, ternyata yang harus dibikin kali ini sejenis pie coklat dengan filling coklat juga. Kayaknya nggak susah nih.. karena udah biasa bikin pie.. tinggal ngikutin petunjuk dari resepnya aja.
Karena baru sempat ngerjain di akhir deadline (maaaap ibu2 host, sibuk banget niih), bikinnya nggak boleh sampe gagal..

Dimulai dengan persiapan bahan2:

Bahan pastry:
terigu, coklat bubuk, kuning telur, mentega dingin.
bawah kiri, sesudah dicampur hasilnya ngeprul, ternyata mentega kurang dan gulanya ketinggalan (bawah kanan).

Bahan filling:
Kuning telur, telur utuh, gula, krim kental, DCC leleh, vanilla bubuk.

Lalu proses pembuatannya.
Meskipun udah sering bikin pie, masih ada aja kendala waktu ngerjain tantangan ini.
Kendala pertama, salah baca resep pembuatan tart shell.. gula nggak kebaca, mentega salah ukuran, terlalu sedikit.. waktu dicampur koq masih ngeprul.. untuk cepet sadar.. perbaiki dulu deh.. campur, ulen, simpan di kulkas.
Kendala kedua, api oven beberapa kali mati.. nggak tau kenapa kali ini oven nggak mau bersahabat, si api sampai 3 kali mati.. waktu ngoven tart shell mati sekali, waktu ngoven sesudah diisi filling sampai 2 kali mati.
Alhamdulillah meskipun banyak kendala akhirnya selesai juga tantangan ini.

Proses pencampuran bahan tart shell nggak pake FP, tapi pakai ujung2 jari.. jadinya adonan kurang halus.
Sesudah keluar dari kulkas, digiling. Diletakkan di loyang pie. 1 resep cukup untuk 1 loyang pie ukuran 24cm.Loyang pie punyaku kecil, masih ada sisanya. Aku pakai cetakan pie kecil 10 biji. Masih ada sisa, pake ramekin aja deh..
Sebelum masuk oven, yang gede2 di-ganjel beras, yang kecil2 ditusuk2 pakai garpu. Gunanya supaya shell nggak menggembung.


Proses pembuatan filling.
Atas: Gula & telur dikocok.. mangkok terlalu kecil, dipindah ke mangkok yang lebih besar.
Bawah: tuang krim kental, coklat cair & vanilla bubuk. Tuang ke tart shell.
Coklat cair udah mulai gerindilan.. jadinya nggak mulus.

Hasilnya:
Yang kecil2 bisa dikeluarin duluan.. jadi mejeng duluan deh.
Masih polos..

Udah didandanin..


Yang gede bisa mejeng juga..;)

Rasanya.. jangan ditanya lagi.. enaak dan moist banget!

Dan, lulus! Alhamdulillah..


Terima kasih ibu2 host Ade Sri & Rita Desy..


Sampai jumpa lagi di KBB #25





Wednesday, May 25, 2011

KBB#23 Cheesy Fun - LEMON CHEESECAKE





Untuk tantangan KBB #23 temanya adalah Cheesy Fun, yaitu membuat Lemon Cheesecake.
Yang namanya cheesecake udah bisa dibayangkan rasanya.. so pasti enak dong, apalagi dipadu dengan lemon yang seger.. hmmm.. yumm.. yumm..! tapiii.. bahannya itu lho.. kalo mau enak pastinya perlu cheese cream yang banyak yang harganya lumayan menguras kocek..!
Karena itulah teman2 KBB Bandung berinisiatif bikin latbar di rumah Olin, biar bisa share bahan, jadi khan lebih irit.. lagipula yang udah kebayang kalau nge-bar sama temen2 KBB Bandung pasti seru, heboh tapi tetap bisa berbagi ilmu dan pengalaman di bidang kuliner.
Sayangnya pada hari nge-bar di awal bulan Mei itu aku nggak bisa gabung karena ada hal lain yang lebih penting.. Ya, nggak apa2 deh.. ngerjain sendiri aja. Masih panjang waktunya.
Eh, tau2 aku dicolek Molly yang belum ngerjain PR juga untuk ngebar bertiga sama Tyas.. wah, kebetulan dong. Bertiga juga OKlah..
Akhirnya di hari H aku meluncur ke rumah Molly. Ternyata Tyas datang cuma mau nganterin bahan yang udah dia beli, tapi nggak bisa gabung karena suaminya masih sakit. Sesudah berbagi bahan, Tyas pamit pulang. Cepet sembuh buat si akang ya Tyas.
Tinggal aku & Molly ngerjain berdua.. Seru juga meskipun cuma berdua.
Acara nge-bar lumayan lama, dari persiapan bahan sampai pemotretan hasil akhir sekitar jam 5 sore baru beres.. res..
Alhamdulillah.. pulang masih bawa LCC buat yang di rumah..
Makasih banyak Molly dear.. seneng sekali bisa nge-bar berdua Molly..


Bahan2nya:

Bahan2 untuk cheesecake & untuk crust..


Step by step:

Atas: Lemon diparut kulitnya. Kacang2an diblender. Port, sultana, peach, lemon juice dipanaskan.
Bawah: proses pembuatan crust. Hanya cukup untuk 2,5 ring ukuran 8cm.


Proses pembuatan filling:


Hasil akhir..

Dasar crust agak gosong karena oven terlalu panas..
Rasanya enak, tapi lebih dominan rasa lemon.. sayang ya.. padahal kejunya khan lebih mahal..
Next time kalau mau bikin lagi port-nya dikurang, nggak usah banyak2..
Untuk keperluan pemotretan, yang dikeluarin duluan yang crustnya 1/2 ring karena agak sulit ngeluarin dari ringnya.. sisanya dibawa pulang.
Sebelum pulang, foto dulu sama Molly.. :)


Dan, lulus! Terima kasih ibu2 host..


Host untuk tantangan kali ini adalah sahabat2ku yang baik hati, jeng R di Surabaya dan Olin di Bandung..


Sampai jumpa di KBB #24.

Wednesday, July 29, 2009

KBB #12 - Savoury Baking - Cheese Souffles


Untuk tantangan KBB ke 12 ini, yaitu Cheese Souffles kita2 KBBers Bandung sepakat ngumpul untuk ngerjain tantangan ini bareng2.. Banyak sekali keuntungan yang bisa kita dapat dengan baking bersama ini. Dipandu Emma Isti yang ilmu baking dan fotografinya jempolan banget, plus Ine Sena yang jago jepret dengan kamera andalannya yang segede gaban dari Papua yang kebetulan lagi liburan ke Bandung, kita ber-10 ngumpul di rumah Yohana..
Ada Sofie, yang meskipun sekarang lagi jadi penduduk BaBel tapi masih diaku sebagai KBBer Bandung, Molly plus Trixie-nya, Tyas, Mira, Ine plus Aiko, Yohana sang nyonya rumah plus Aika, Yuyun, Susi plus Tio, aku plus Fina & so pasti Emma dong...
Bisa dibayangin gimana hebohnya suasana waktu itu.. Karena peserta banyak, jadi kita dibagi 4 kelompok, masing2 2 orang, yang terakhir dateng kebetulan aku, Yuyun & Susi ngerjain bertiga. Ngerjain boleh bareng, tapi foto nggak boleh sama..

Tiap kelompok bikin kapling sendiri2 untuk setting motret.
Dimulai dengan persiapan bahan.. semua bahan dipajang dulu, lalu jepret.. jepret.. jepret..!
Dilanjut dengan proses pembuatan.. kali ini ada pembagian tugas, karena selama proses harus ada yang motret, Yuyun & Susi yang aduk2, aku yang motret.. foto untuk proses ini kita sharing bertiga.. jadi harap dimaklumi kalau foto2 punyaku, Yuyun & Susi sama ya..
Untuk kelompok aku rasanya nggak plain tapi dimodifikasi pake daging asap & oregano.
Habis diaduk2 rata, dituang ke dalam ramekin. Karena cuma bikin 1/4 resep, jadinya pas 3 ramekin kecil.. dituang penuh supaya hasilnya mumbul. Terus, dioven deh.
Sambil nunggu dioven, kita setting meja untuk majang hasilnya nanti, karena souffle ini cepet sekali kempes.
Begitu souffle matang, cepet2 kita angkat, ditaruh di meja yang udah di set.. jepret.. jepret.. berkali2 sampai puas dan sampai kempes.. Sesudah itu, baru deh kita nikmati bersama.. saling icip2.. rasanya.. hmmm... enak bangeet!

Itu cerita selama nge-bar KBB #12. Seru.. heboh.. menyenangkan!
Yang jadi masalah dan bikin aku menyesaaaal banget adalah, sesudah nge-bar tgl 11 Juli itu, aku punya banyak kesibukan. Di bulan Juli ini memang banyak sekali kegiatanku.. sampai2 mau bikin laporan tertunda2 terus.
Akhirnya, ketika suatu hari aku berniat mau bikin laporan (udah tgl 28!), kompie di install ulang daaan... HDnya crashed! Semua file hilang!! termasuk foto2 hasil nge-bar KBB #12 ini... huaaa..!! sedih banget..!
Pelajaran berharga yang aku dapat adalah.. jangan menunda2 pekerjaan..!!!
Akhirnya dengan sisa2 semangat yang ada, tgl 29 aku berniat bikin lagi... belanja bahan lagi..
Tapii.. tiba2 aku inget kalo aku juga motret hasilnya di BBku. Aku coba copy ke kompie.. alhamdulillah.. meskipun hasil jepretan BB nggak sekinclong 500D, tapi lumayanlah.. not bad at all.
Ditambah lagi, kebetulan juga foto proses pembuatannya dipotret pake kameraku, dan udah aku kirim ke Yuyun & Susi via email.
Aku bongkar deh gmailku, cari2 di sent mail... alhamdulillaaah... terima kasih ya Allah.. fotonya ada semua!
Paling nggak aku bisa bikin laporan dulu karena waktu udah mepet banget..

Host untuk tantangan ini adalah Zita. Makasih ya Zita...
Link resep dari KBB bisa dilihat disini.

Ini fotonya ya.. (silahkan di klik ke gambarnya untuk melihat ukuran yang lebih besar).

Ini nih hasilnya dipotret pake BB. Soufflenya udah kempes..

Ini dia KBBers Bandung..
Copas dari Mira nih, makasih ya Mir..


Makasih udah mau mampir.. silahkan kasih komen yaaa...!